Depok, monitorjabarnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok akhirnya menyegel bangunan Rumah Makan Sambal Bakar Indonesia yang berada di kawasan Grand Depok City (GDC) pada Jumat, 21 Februari 2025.
Pasalnya, hingga mendekati grand opening yang akan dilangsungkan pada 24 Februari Rumah Makan Sambal Bakar Indonesia belum memiliki serangkaian dokumen perizinan dalam mendirikan bangunan baik itu izin pemanfaatan ruang (IPR), siteplan, rekomendasi teknis dari beberapa dinas terkait termasuk izin mendirikan bangunan (IMB).Menanggapi bangunan rumah makan Sambal Bakar yang telah disegel satpol PP Hersong aktifis politik dan sosial mengatakan, ” apa yang dilakukan oleh Satpol PP itu sudah benar, mereka sudah menjalankan tugasnya sesuai SOP. Tapi dari pihak sambal bakar tetap akan membuka cabangnya yang ada di GDC sesuai rencana, sebab terkait perijinannya dari pihak sambal bakar saat ini perijinan sedang berjalan dan dalam 2 sampai 3 hari ini semua perijinan insya Allah akan selesai, “ungkapnya.
Ditambahkan oleh Hersong, ” rumah makan Sambel Bakar Indonesia yang ada di kawasan GDC adalah outlet yang ke 3, dan sudah menyerap tenaga kerja sebanyak 210 tenaga kerja. Rumah makan ini digolongkan UMKM tetapi menyerap tenaga kerja cukup banyak. Dan cabang yang ke 3 ini nantinya akan menyerap 90 karyawan. Bagai mana jadinya jika Pihak pemerintah Kota Depok menutup Rumah makan Sambel Bakar Indonesia cabang ke 3 ini. Sebab ke 90 karyawan yang nantinya akan bekerja di tempat tersebut, sudah menjalankan traning dan selama menjalankan traning mereka sudah mendapatkan gajih. Kalo tidak ada win win solution ke 90 karyawan tersebut terancam diputus kerja, kalau diputus kerja mau kemana mereka. Ini juga harus dipikirkan oleh Pemerintah Kota Depok,” ujar Hersong.
Sementara, Terkait GSS (Garis Sepadan Sungai) dikatakan itu sudah ada rekomendasi dari BWSCC. “Kami membeli tanah tersebut sudah dapat rekomendasi dari BWSCC dari pihak GDC,” jelas Bondan dari pihak Sambel Bakar Indonesia.
Untuk diketahui pemilik rumah makan Sambar Bakar Indonesia adalah salah seorang pengusaha sukses dan kreator konten asal Indonesia, yakni Richard Theodore. Richard Theodore mendirikan Sambal Bakar Indonesia pada tahun 2022 bersama dengan konten kreator TikTok lainnya, yakni Iben Ma.20 November 2024.
Richard Theodore merupakan pria kelahiran Tangerang, 16 November 1995. Pria yang akrab disapa dengan Rich ini merupakan lulusan dari Binus University, Jurusan Bisnis.
Walaupun, restoran Sambal Bakar Indonesia baru didirikan pada tahun 2022, namun sudah banyak pembeli yang datang.(red)