Kinerja Bidang Perawatan Dipertanyakan
JAKARTA, – Kebakaran yang melanda salah satu ruang Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jalan Prapanca Raya, Petogogan, Kebayoran Baru, pada Minggu (28/12) pagi, menurut Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, laporan kejadian pertama kali diterima sekitar pukul 06.24 WIB.
Dijelaskannya, kejadian bermula saat petugas pemadam yang sedang piket di Pos Wali Kota dikejutkan oleh suara ledakan keras dari area utilitas gedung.
“Kronologisnya petugas pemadam Pos Walikota mendengar suara ledakan di area genset gedung, kemudian mendatangi ruangan genset trafo,” beber Asril saat dikonfirmasi.
Mendengar ledakan, personel yang berada di Gedung Wali Kota Jaksel langsung melakukan upaya tanggap darurat untuk mencegah api merembet ke area lain.
“Sebanyak enam personel Walikota merapat ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan melakukan pemadaman,” kata Asril.
Total tujuh unit mobil dan 28 personel pemadam kebakaran, dikerahkan untuk melakukan tindakan operasi pemadaman.
“Unit tiba pukul 06.26 WIB, awal pemadaman pukul 06.27 WIB, dan api berhasil dilokalisir pukul 06.30 WIB. Proses pendinginan selesai pada pukul 06.50 WIB. Saat ini (status) hijau, pemadaman sudah selesai. Objek yang terbakar ruangan genset trafo,” paparnya.
Objek yang terbakar diketahui merupakan ruangan genset trafo, dengan luas area sekitar 6 x 4 meter di dalam gedung Pemkot Jaksel. Berdasarkan hasil penelusuran, sumber api dikatakan berasal dari trafo di ruang genset yang mengalami gangguan operasional.
“Trafo gedung terjadi overhead (panas berlebih) sehingga mengeluarkan asap dan percikan api. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke ruangan lain. Dipastikan, tidak ada korban dalam insiden kebakaran ini,” tandasnya. (FC-G65)

