Kuningan, Aksi tak biasa kembali ditunjukkan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM). Mengenakan sandal jepit, KDM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan tambang batu yang dikelola Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kamis (15/1/2026).
Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U Kusmana serta aparat dinas terkait, KDM menyusuri area tambang dengan gaya sederhana namun penuh pesan. Sidak ini langsung menyedot perhatian karena KDM melontarkan gagasan yang dianggap “nyeleneh” namun visioner.
Di hadapan warga, KDM menegaskan reklamasi tak boleh sekadar formalitas. Ia meminta masyarakat lokal, khususnya para penambang, dilibatkan langsung dalam penanaman pohon.
“Itu warga yang nambang nanti jadi petugas penanam,” ujar KDM tegas.
Tak berhenti di situ, KDM bahkan berjanji akan menggaji para penanam pohon tersebut selama masa kepemimpinannya.
“Selama saya memimpin empat tahun ke depan, pohonnya besar, saya gaji,” ucapnya, disambut reaksi beragam.
Namun, KDM juga menyelipkan sindiran tajam kepada pengelola TNGC terkait kondisi lingkungan yang dinilai belum optimal.
“Soalna melak ku TNGC nteu jadi-jadi,” pungkasnya.
Sidak sandal jepit ini kembali menegaskan gaya kepemimpinan KDM yang blusukan, lugas, dan kerap memicu perbincangan publik.(dar)

