Cianjur, Kasus meninggalnya dokter muda di Cianjur langsung memicu langkah cepat pemerintah. Pasalnya, hingga pekan ke-11 tahun 2026, tercatat sudah 58 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di berbagai daerah!
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta seluruh jajaran kesehatan tidak lengah dan segera melakukan penanganan intensif di wilayah rawan.
Program imunisasi darurat (ORI) dan kejar imunisasi (CUC) kini digencarkan di banyak daerah, termasuk Garut dan Tasikmalaya yang mengalami lonjakan kasus.
Pemerintah mengingatkan, campak bisa menyebar cepat jika tidak dikendalikan.
Situasi ini jadi peringatan: apakah daerahmu sudah aman dari campak? Jangan anggap sepele, wabah bisa datang kapan saja!.(Jaeng)

