Jumat, Mei 8, 2026
BerandaKabupaten BogorRudy Susmanto Sebut Bogorun 2026 Meriahkan HJB ke-544, Hadirkan Ruang Kebersamaan dan...

Rudy Susmanto Sebut Bogorun 2026 Meriahkan HJB ke-544, Hadirkan Ruang Kebersamaan dan Dongkrak Ekonomi Daerah

BABAKAN MADANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), dan seluruh stakeholder terkait, kembali menyelenggarakan event Bogorun, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Event olahraga tahunan tersebut menjadi ajang kolaborasi berbagai elemen masyarakat sekaligus momentum untuk menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.

Usai kegiatan Konferensi Pers Bogorun 2026, di Babakan Madang, Jumat (8/5), Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, Bogorun 2026 bukan sekadar event lari pada HJB ke-544, melainkan ruang kebersamaan yang melibatkan berbagai komunitas olahraga, seni, budaya, hingga masyarakat umum.

“Bogorun merupakan salah satu agenda rutin tahunan yang telah kami sepakati sejak tahun lalu sebagai bagian dari rangkaian HJB ke-544. Melalui kegiatan ini kami ingin mengkolaborasikan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, kegiatan tersebut melibatkan berbagai organisasi olahraga seperti KORMI, KONI, hingga NPCI. Bahkan, atraksi paramotor juga turut memeriahkan suasana Bogorun 2026.

“Bogorun bukan hanya untuk para atlet dan pelari, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat, pecinta olahraga, hingga warga yang ingin menikmati akhir pekan bersama keluarga,” katanya.

Rudy mengungkapkan, Bogorun 2026 diikuti sekitar 4.100 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 pelari mancanegara dari 12 negara turut ambil bagian dalam event tersebut.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat, karena Bogorun tahun ini mampu menarik peserta dari berbagai negara,” ungkapnya.

Tidak hanya menghadirkan olahraga, Bogorun 2026 juga diramaikan dengan berbagai hiburan dan kuliner khas daerah. Di area finish, panitia menyiapkan kuliner gratis bagi peserta dan masyarakat yang hadir, termasuk durian yang tengah memasuki musim panen. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati berbagai pentas seni dan budaya yang menghadirkan para seniman lokal untuk menambah kemeriahan acara.

Rudy menegaskan, setiap kegiatan yang digelar Pemkab Bogor selalu mempertimbangkan dampak ekonominya bagi masyarakat. Kehadiran ribuan peserta dari luar daerah hingga mancanegara diyakini mampu mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Peserta yang datang dari luar daerah tentu akan menginap, berbelanja, dan beraktivitas di Kabupaten Bogor. Ini akan memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, UMKM, hingga pariwisata lokal,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rike Iskandar menjelaskan, Bogorun 2026 diselenggarakan di Taman Budaya Sentul, Babakan Madang pada 10 Mei 2026, Bogorun menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 5 kilometer (Kuta), 10 kilometer (Udaya), dan Half Marathon 21 kilometer (Wangsa).

“Seluruh rute telah tersertifikasi resmi, menjadikan Bogorun sebagai salah satu event lari dengan standar profesional,” jelas Rike.

Rike menambahkan, Karakter lintasan yang menantang dengan elevasi tinggi juga menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan, rute Bogorun disebut sebagai salah satu lintasan lari paling menantang di Pulau Jawa. Kondisi ini menjadikan Bogorun bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga pengalaman olahraga yang khas bagi para pelari.(AA)

 

 

 

(Sumber DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments