SERANG — Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) sukses menyelenggarakan Kongres XI bertajuk “IKWI Bangkit Bersatu, Merajut Kebersamaan Menuju IKWI Maju”, Sabtu 7 Februari 2026 di Hotel Aston Serang, Banten. Kongres dibuka oleh Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Ahmad Munir.
Kongres yang diikuti 150 orang peserta dan peninjau dari 20 propinsi di Indonesia, ini menyetujui dan mensahkan Indah Kirana sebagai Ketua Umum IKWI periode 2025 – 2030. Kongres juga mensahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IKWI.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Munir berpesan keluarga wartawan atau IKWI untuk turut menyukseskan peran suami atau wartawan dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. IKWI turut menyebarkan pesan-pesan positif dan nilai-nilai kebaikan.
“PWI akan selalu mendukung IKWI. Mari kita bersama-sama menciptakan PWI yang berkualitas, tangguh, solid untuk bersama-sama bangkit bersatu,” ucapnya.
Ahmad Munir juga berkesempatan mengukuhkan kepengurusan PP IKWI periode 2025 – 2030, yang susunan kepengurusan dibacakan oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari.
Ketua Pelaksana Kongres XI IKWI 2026, Rahmayulis, menyampaikan kongres ini adalah rapat tertinggi di tingkat Nasional. Tujuan kegiatan ini untuk membahas penyempurnaan dan perubahan AD/ART IKWI, program kerja IKWI, dan pengukuhan Pengurus Pusat IKWI.
Ia mengatakan ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam Kongres XI, yaitu lomba memasak kolaborasi IKWI dan Fiesta, jalan sehat bersama PWI, dan Ladies Program City Tour untuk melihat keindahan Kota Serang, Banten.
Ketua Umum IKWI Indah Kirana menuturkan sejatinya Ketua Umum diemban oleh istri Ketua Umum PWI Pusat, Erva Agushinta Munir. Namun, karena kesibukannya sebagai Kepala Puskesmas di Sidoarjo, Jawa Timur, akhirnya Ketua Umum PWI Pusat sebagai Pembina IKWI memutuskan Indah Kirana untuk kembali mengemban amanah sebagai Ketua Umum IKWI pada awal Oktober 2025.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin IKWI Pusat sebagai Ketua Umum. Saya menyadari bahwa saat ini bukanlah waktu yang mudah bagi organisasi kita, terutama setelah konflik internal yang telah terjadi,” ucapnya.
Indah mengajak semua anggota IKWI untuk meninggalkan perbedaan dan konflik di masa lalu dan fokus pada tujuan bersama untuk memajukan organisasi. Untuk bersama-sama membangun kembali kepercayaan dan memperkuat persatuan.
“Saya akan memimpin IKWI dengan prinsip-prinsip yang kuat, yaitu transparansi, amanah, dan partisipatif. IKWI Bangkit Bersatu,” tutupnya.(AA)

