Jakarta, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Donny Pramono dlm keterangan tertulisnya, Senin (1/12) mengatakan personel TNI AD dikerahkan untk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yg melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Donny menjelaskan bahwa pengiriman bantuan dilakukan secara terkoordinasi melalui jajaran Kodam dan satuan teritorial dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari logistik, evakuasi, pendirian dapur lapangan, pemulihan sarana umum, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi. Bantuan yg dikirim mencakup obat-obatan, makanan siap saji, tenda pengungsian, perlengkapan sanitasi, LCR, alat penjernih air, selimut, hingga tenda serbaguna dan alat rigging (untuk mengangkat beban berat).
“TNI AD terus memantau perkembangan di tiga wilayah terdampak. Bantuan ini merupakan tahap awal dan akan ditambah sesuai kebutuhan di lapangan. Prajurit jg dikerahkan untuk membantu evakuasi, membuka akses, dan memastikan distribusi logistik berjalan lancar,” ujar Donny.
Di Provinsi Aceh, lanjut Donny prajurit Kodam Iskandar Muda melakukan evakuasi warga, membuka jalur yang tertutup material longsor, serta memperkuat distribusi bantuan. Sementara di Sumatra Barat, Kodam XX/TIB meningkatkan dukungan alat berat dan penguatan posko akibat dampak banjir bandang. Di Sumatra Utara, personel TNI AD memfokuskan bantuan pd pemulihan fasilitas umum dan pengiriman logistik menuju wilayah terisolasi.
“Sebagai bagian dari operasi kemanusiaan, pengiriman bantuan lanjutan juga dilakukan melalui pesawat Hercules dan Kapal KRI. Bantuan yang diberangkatkan antara lain tenda serba guna, velbed, genset, alat dapur lapangan, kompor lapangan, kompor gas, alat penjernih air portable, aki, ban truk, kantong jenaz4h, LCR dan OBM, Starlink, ob4t-ob4tan antibiotik, serta PUO utama dan cadangan. Kemudian pada 1 Desember 2025, Kapal KRI akan mengangkut mobil Reverse Osmosis (RO), excavator, jembatan Bailey, dan buldoser,” kata Donny.
Lebih lanjut kata Donny nantinya pada 2 Desember 2025, Kapal ADRI akan mengangkut ban kendaraan 4×4, ransel kesehatan, tandu lipat, matras lipat, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan wanita, alat mandi, alat dapur lapangan, serta kendaraan Maung.
“Dalam mendukung mobilitas udara, TNI AD mengerahkan alutsista berupa 3 unit Heli Bell 412, 2 unit Heli Mi-17, dan 1 pesawat CASA, yang disebar untk memperkuat operasi kemanusiaan melalui BKO Kodam IM, Kodam I/BB, dan BNPB,” kata Donny.(red)

