Kamis, November 5, 2026
Beranda blog Halaman 10

Kepemimpinan Visioner dan Inovatif, Bupati Bogor Raih Most Inspiring Leader Awards 2026

Jakarta — Pemerintah Kabupaten Bogor meraih penghargaan dalam ajang Most Inspiring Leader Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics Media di Jakarta, Kamis (23/4/2026).Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan yang visioner, berintegritas, serta mampu menghadirkan inovasi dan dampak nyata bagi masyarakat.Pemerintah Kabupaten Bogor yang dipimpin oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dinilai berhasil mendorong berbagai terobosan pembangunan daerah, mulai dari penguatan pelayanan publik, percepatan transformasi digital pemerintahan, hingga peningkatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.Selain itu, komitmen dalam menjaga keterbukaan informasi serta respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat menjadi indikator penting dalam penilaian penghargaan ini.

Untuk parameter penilaian, tim riset penyelenggara menggunakan sistem yang komprehensif, terukur, dan berbasis data, guna mengidentifikasi sosok pemimpin dengan kinerja unggul serta memiliki tingkat pengenalan dan kepercayaan yang tinggi di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal.

Mewakili Bupati Bogor, Bambang Widodo Tawekal menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan wujud dari komitmen kuat Bupati Bogor dalam menghadirkan pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat inovasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bogor.

Acara yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, kepala daerah, serta perwakilan instansi pemerintah dan swasta.(AA)

 

 

 

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Rudy Susmanto Sebut Fokus Pembangunan Bogor Barat, Infrastruktur Dikebut, Desa Diperkuat, dan Pusat Ekonomi Baru Disiapkan

CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan arah pembangunan di wilayah Bogor Barat bertumpu pada tiga fokus utama, yakni mengejar pembangunan infrastruktur, memperkuat peran desa sebagai basis pembangunan, serta menyiapkan pusat-pusat ekonomi baru sebagai strategi jangka panjang.Demikian disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menerima perwakilan Kepala Desa wilayah Bogor Barat, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (23/4). Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati Rudy menyebut pembangunan di wilayah Bogor Barat menjadi prioritas utama. “Dalam dua tahun ke depan, Bogor Barat harus mengalami perubahan signifikan. Kita kejar, terutama dari sisi infrastruktur,” ujarnya.

Rudy mengungkapkan, sejumlah pembangunan pun mulai dilakukan, mulai dari perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah Parung Panjang, Rumpin, hingga akses penghubung ke arah Sukabumi melalui Jalan Nirmala. Selain itu, penanganan titik longsor, penerangan jalan umum (PJU), hingga pembangunan turap juga terus dikebut, termasuk melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Di sisi lain, Bupati Rudy juga menekankan pentingnya penguatan desa sebagai fondasi pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong desa menjadi lebih mandiri melalui peningkatan alokasi dana desa menjadi Rp1,5 miliar, serta memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya untuk kebutuhan prioritas masyarakat.

Tak hanya itu, sejumlah program strategis juga digulirkan, seperti program minimal satu sarjana per desa, digitalisasi data desa yang terintegrasi dan diperbarui secara berkala, hingga penyederhanaan regulasi bantuan keuangan desa agar lebih mudah diakses dan tepat sasaran.

“Desa harus menjadi ujung tombak pembangunan. Kita ingin kebijakan yang dibuat di kabupaten benar-benar terasa sampai ke masyarakat,” jelasnya.(AA)

 

 

SUMBER: DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR

Dankodaeral IV Hadiri Peresmian Kantor Bakamla Zona Barat

0

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr .Opsla., menghadiri peresmian Kantor Zona Bakamla Barat yang berlokasi di Mako Zona Bakamla Barat, Setoko, Kamis, (23/04/26).Kehadiran Dankodaeral IV dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan TNI Angkatan Laut terhadap penguatan kelembagaan dan sinergi dalam menjaga keamanan serta keselamatan wilayah perairan Indonesia.Dalam kegiatan tersebut, Dankodaeral IV didampingi oleh Asops Dankodaeral IV dan Danden Intel Kodaeral IV. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur Kepulauan Riau Bapak Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Batam Bapak Amsakar Achmad, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau.

Peresmian Kantor Zona Bakamla Barat oleh Kabakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla

ini diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi antarinstansi maritim, khususnya dalam pelaksanaan patroli keamanan dan penegakan hukum di laut.

Keberadaan fasilitas tersebut juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan respons cepat terhadap berbagai potensi ancaman di wilayah perairan barat Indonesia.

Dankodaeral IV menyampaikan bahwa sinergi antara TNI AL, Bakamla, dan seluruh pemangku kepentingan maritim sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan laut nasional. Dengan diresmikannya kantor ini, diharapkan kolaborasi lintas sektor dapat semakin solid dan efektif.

Kegiatan peresmian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh unsur dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia.(Diki)

PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menegaskan pentingnya perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik dalam revisi Undang-Undang Hak Cipta yang saat ini tengah bergulir.

Hal tersebut disampaikan dalam forum penyerahan pokok-pokok pikiran Dewan Pers kepada Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (23/4).

Dalam kegiatan itu, PWI Pusat diwakili Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Aat Surya Safaat, yang hadir bersama unsur konstituen Dewan Pers lainnya.

PWI menilai, penguatan regulasi hak cipta terhadap karya jurnalistik menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan ekosistem media digital yang semakin kompleks. Perlindungan tersebut dinilai penting tidak hanya untuk menjamin hak ekonomi dan moral wartawan, tetapi juga menjaga kualitas dan integritas produk jurnalistik.

Forum tersebut diawali dengan penyerahan dokumen pemikiran oleh Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, yang menekankan bahwa karya jurnalistik memiliki nilai strategis bagi publik dan kehidupan demokrasi.

Diskusi yang menyusul penyerahan dokumen itu turut menghadirkan Menteri Hukum dan Ketua Dewan Pers, dengan moderator anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi.

Selain PWI, sejumlah organisasi pers dan perusahaan media juga hadir, di antaranya Aliansi Jurnalis Independen, Pewarta Foto Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Asosiasi Media Siber Indonesia, serta Serikat Perusahaan Pers.

PWI memandang, revisi UU Hak Cipta harus mampu menjawab tantangan maraknya pelanggaran penggunaan karya jurnalistik di ruang digital tanpa izin, yang selama ini merugikan wartawan dan perusahaan pers.

Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan dukungannya terhadap penguatan perlindungan karya jurnalistik dalam regulasi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan keberlanjutan industri media sekaligus menjamin hak publik atas informasi yang berkualitas.

Bagi PWI, momentum revisi Undang-Undang Hak Cipta menjadi peluang strategis untuk mempertegas posisi karya jurnalistik sebagai produk intelektual yang wajib dilindungi secara hukum dalam sistem nasional.

Caption: Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (tengah) dan Ketua Dewan Pers Prof Komaruddin Hidayat (kiri) saat berdiskusi tentang perlindungan karya jurnalistik dalam RUU Hak Cipta dengan moderator anggota Dewan Pers Dahlan Dahi (kanan) di Hall Dewan Pers, Kamis 23 April 2026.(Jumadi)

Kemen PU Apresiasi Keseriusan Pemkab Bogor, Puncak Jadi Prioritas Penataan

BANDUNG – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menata kawasan Puncak, serta menetapkannya sebagai prioritas penataan kawasan strategis secara terpadu.

Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri terus mempercepat penataan kawasan Puncak secara menyeluruh dan terintegrasi, sebagai tindak lanjut arahan Bupati Bogor.

Penataan ini menjadi langkah strategis mengingat kawasan Puncak merupakan magnet destinasi wisata unggulan sekaligus wajah dan pintu gerbang Kabupaten Bogor di tingkat nasional.

Upaya tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi kemacetan lalu lintas, menata ruang yang lebih tertib, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Hal ini dibahas dalam kegiatan Rapat Koordinasi Awal Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Kawasan Strategis T.A 2026, pada Rabu (22/4/26).

Dalam forum bersama Kementerian PU tersebut, Sekda Kabupaten Bogor hadir sebagai narasumber untuk memaparkan konsep penataan kawasan Puncak, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan langkah antara pemerintah pusat dan daerah

Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat langkah penataan kawasan Puncak secara terpadu melalui kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat, perangkat daerah, maupun para pemangku kepentingan lainnya. Karena sesuai arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto Kawasan Puncak merupakan wajah dari dari Kabupaten Bogor di tingkat Nasional.

“Dengan sinergi lintas sektor dan komitmen bersama, kawasan Puncak diharapkan menjadi kawasan yang tertib, nyaman, dan representatif sebagai wajah Kabupaten Bogor di Indonesia,” ujar Rudy Susmanto.

Kemudian, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat dan langkah nyata yang telah dilakukan Pemkab Bogor dalam melakukan penataan kawasan Puncak.(AA)

 

 

 

(Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor)

Wakil Bupati Bogor Lepas Pemberangkatan Perdana Jamaah Haji

CIBINONG – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, secara resmi melepas pemberangkatan perdana jamaah haji asal Kabupaten Bogor pada musim haji tahun 2026. Sebanyak 445 jamaah dari kloter tiga diberangkatkan dari Cibinong, Kamis (23/4). Kloter tiga menjadi kloter pertama bagi Kabupaten Bogor dari total 2.504 jemaah yang terbagi dalam delapan kloter.

  1. Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan para tamu Allah tersebut. Ia menuturkan bahwa seluruh jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.

“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT bahwa pada pagi hari ini kloter tiga jamaah haji Kabupaten Bogor dapat diberangkatkan. Jumlahnya 445 orang dari total 2.504 jemaah yang terbagi dalam delapan kloter. Ini menjadi pemberangkatan pertama bagi Kabupaten Bogor,” ujar Jaro Ade.Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para jamaah agar diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.“Kita iringi dengan doa, semoga para jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta berangkat dan pulang dengan selamat hingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.Lebih lanjut, Jaro Ade menyampaikan pesan dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, agar para jamaah turut mendoakan masyarakat Kabupaten Bogor, bangsa, dan negara. Ia juga menyinggung kondisi geopolitik di Timur Tengah yang menjadi perhatian, namun memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjamin kenyamanan jemaah.

Ia melanjutkan, Pemkab Bogor bersama Kementerian Haji dan seluruh jajaran perangkat daerah, lanjutnya, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor turut dilibatkan untuk memantau kondisi kesehatan jemaah sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.(AA)

 

 

(Sumber : DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

Rudy Susmanto Jadikan CFD Tegar Beriman Motor Penggerak Ekonomi, Sosial, Hingga Perbaikan Lingkungan Yang Berdampak Bagi Masyarakat

CIBINONG – Program Car Free Day (CFD) Tegar Beriman yang digagas Bupati Bogor, Rudy Susmanto terus menunjukkan dampak signifikan dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, pelayanan publik, edukasi, kesehatan, hingga lingkungan. Sepanjang April 2026, kawasan ini tidak hanya menjadi ruang olahraga, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas masyarakat yang produktif dan terintegrasi.Dari sisi ekonomi, CFD Tegar Beriman mencatat performa yang sangat impresif. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian, perputaran uang dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) mencapai puncaknya pada 19 April 2026 dengan omzet sebesar Rp 90,7 juta. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 66,5 juta. Kenaikan ini juga berdampak langsung pada pendapatan pedagang, dengan rata-rata omzet individu menyentuh Rp 697 ribu.

Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya jumlah pedagang, dari 130 orang di awal bulan menjadi 149 pedagang pada pekan ketiga. Sektor kuliner masih mendominasi lebih dari 90 persen aktivitas perdagangan, dengan kategori makanan ringan dan minuman menjadi penyumbang terbesar. Kondisi ini menegaskan bahwa CFD tidak hanya menjadi ruang olahraga, tetapi juga destinasi wisata kuliner yang menggerakkan ekonomi mikro masyarakat.

Selain sebagai pusat pergerakan ekonomi, CFD Tegar Beriman juga berkembang menjadi ruang pelayanan publik terpadu. Berbagai layanan pemerintah dihadirkan langsung untuk memudahkan masyarakat. Layanan administrasi kependudukan menjadi yang paling diminati dengan jumlah pemohon mencapai 354 orang dalam satu hari. Sementara itu, layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencatat nilai transaksi hingga Rp 2,2 juta.(AA)

 

 

(Sumber :  DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

Diskominfo Kabupaten Bogor Lakukan Desk Inventarisasi Statistik Sektoral 2026 untuk Perkuat Satu Data

CIBINONG – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Desk Inventarisasi Kegiatan Statistik Sektoral Tahun 2026 di Ruang Rapat Tirto Adhi Soerjo, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, sebagai upaya memperkuat tata kelola data sektoral yang terintegrasi dan berkualitas.Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor, yakni Edvin Nur Febrianto dan Sinta Marlia Dewi selaku Statistisi Ahli Muda, serta para pengelola data dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Mewakili Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Bogor Ananto Prasetyo, menegaskan bahwa penyelenggaraan statistik sektoral merupakan bagian penting dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang menekankan pentingnya penyediaan dan penyebarluasan data, serta pengembangan sistem statistik nasional.

“Data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi landasan utama dalam pengambilan kebijakan pembangunan. Oleh karena itu, Diskominfo sebagai wali data daerah memiliki peran strategis untuk memastikan data statistik sektoral tersaji dengan baik, mudah diakses, dan dipahami masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan seluruh kegiatan statistik sektoral yang dilaksanakan oleh perangkat daerah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan statistik, menghindari duplikasi kegiatan, serta mewujudkan keterpaduan dan interoperabilitas data sesuai prinsip Satu Data Indonesia.(AA)

 

 

 

Sumber Diskominfo Kabupaten Bogor

Doa Lintas Spiritualitas di Gunung Padang, Seruan Tobat Ekologis di Hari Bumi

CIANJUR – Di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan gejolak sosial, sebuah ikhtiar spiritual digelar di kawasan Gunung Padang, Jawa Barat, Rabu (22/4/2026), bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bumi.

Kegiatan doa lintas spiritualitas ini diinisiasi Ketua Umum Forum Pemimpin Redaksi Media Siber Indonesia sekaligus Bendahara PWI DKI Jaya, Dar Edi Yoga. Doa dipusatkan di Teras 5 Gunung Padang, ruang hening yang sarat makna refleksi dan kesadaran, dengan melibatkan para bhiksu, insan pers, serta tokoh organisasi lintas komunitas.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya, Sekretaris PWI Jaya Arman Suparman, anggota Dewan Pakar PWI Pusat Raldy Doy, Wakil Sekjen WALUBI Romo Asun Gotama, jajaran pengurus PWI Pusat dan PWI DKI Jaya, pengurus Forum Pemimpin Redaksi Media Siber Indonesia, penggiat alam bebas, serta anggota Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) dan komunitas lingkungan hidup Gereja Katedral Jakarta.

Dalam keterangannya, Dar Edi Yoga menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan batin untuk mengembalikan kesadaran manusia terhadap bumi dan kehidupan.

“Kami tidak datang untuk meminta, tetapi untuk bersujud dalam syukur dan kesadaran. Bumi ini bukan untuk dieksploitasi tanpa batas, tetapi untuk dijaga. Ini adalah seruan tobat ekologis,” ujarnya.

Ia menilai, kerusakan alam yang berujung pada bencana tidak semata persoalan teknis, tetapi juga mencerminkan cara manusia memperlakukan bumi yang semakin menjauh dari nilai keseimbangan.

“Jika manusia lupa cara menghormati bumi, maka alam akan mengingatkan dengan caranya sendiri. Doa ini adalah ikhtiar agar Indonesia kembali menjadi negeri yang ramah, terhindar dari bencana dan gejolak,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Sekjen WALUBI Romo Asun Gotama menekankan pentingnya dimensi spiritual dalam menjaga kelestarian alam. Menurutnya, kesadaran ekologis tidak bisa dilepaskan dari kesadaran batin manusia.

“Dalam ajaran Buddha, harmoni dengan alam adalah bagian dari praktik kebijaksanaan. Ketika manusia hidup dengan kesadaran, welas asih, dan tidak serakah, maka alam pun akan terjaga. Doa ini menjadi pengingat bahwa merawat bumi adalah bagian dari laku spiritual,” ujarnya.

Ketua Harian Artha Graha Peduli (AGP), Kent Dixon, menambahkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama lintas iman dan elemen bangsa.

“Kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab universal yang menyatukan kita semua. Dengan semangat gotong royong lintas iman, Artha Graha Peduli, satu hati untuk peduli, mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Hari Bumi sebagai momentum mempererat kerukunan, menjaga harmoni antara manusia, Sang Pencipta, dan Ibu Pertiwi, serta memastikan warisan alam tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Melalui momentum Hari Bumi ini, Yoga juga mengajak masyarakat dan para pemimpin bangsa untuk kembali memahami posisi manusia sebagai bagian dari alam, bukan penguasa yang bebas merusaknya.

Gunung Padang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai sebagai ruang sunyi peradaban, tempat manusia diajak kembali pada akar kesadaran tentang asal dan tujuan hidup.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga bumi tidak cukup hanya dengan kebijakan dan teknologi, tetapi juga membutuhkan kesadaran spiritual yang mendalam.

Doa lintas spiritualitas ini menjadi yang pertama kali digelar di Gunung Padang, dengan dukungan dari DPP WALUBI, Artha Graha Peduli, serta partisipasi PT QMB New Energy Materials.

Dalam pernyataannya, CEO PT QMB New Energy Materials, Pan Hua, menegaskan bahwa partisipasi pihaknya merupakan wujud komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Sebagai penyedia material utama baterai kendaraan listrik, perusahaan tersebut berperan dalam mendukung transisi energi hijau global guna meminimalisir dampak ekologis.

“Melalui doa bersama dan aksi nyata ini, kami menegaskan dedikasi untuk tidak hanya menggerakkan industri, tetapi juga merawat bumi sebagai warisan bersama bagi generasi mendatang,” ujarnya.(Usep)

Munjirin: Persatuan Ulama dan Umara Kunci Stabilitas dan Pembangunan

Jakarta Timur, 19 April 2026 – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri kegiatan Halalbihalal Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FK Ulum) 1447 Hijriah yang dirangkai dengan Salat Subuh berjamaah gabungan antar masjid Putaran ke-1232 tahun ke-31, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Raya Al Azhar, Jalan Dr. Sumarno, RW 08, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, dan dihadiri sejumlah tokoh agama. Di antaranya Said Agil Husin Al Munawar yang memberikan kajian subuh, Zainal Arifin Gufron, serta Ketua Bidang Dakwah dan Sosial YPI Al Azhar Zahrudin Sulthani.

Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umara sebagai fondasi strategis dalam menjaga stabilitas nasional, keamanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, kolaborasi antara tokoh agama dan pemerintah memiliki peran krusial, khususnya dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif di Jakarta Timur.

“Jika ulama dan umara terus bersatu, dapat diyakini akan terwujud lingkungan yang harmonis,” ujarnya.

Ia menambahkan, hubungan harmonis tersebut juga berdampak positif terhadap kelancaran pelaksanaan program pembangunan. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah daerah, dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

Lebih lanjut, Munjirin menyebut capaian Jakarta sebagai salah satu kota dengan tingkat keamanan yang tinggi di kawasan Asia Tenggara tidak terlepas dari kolaborasi solid antar seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan Halalbihalal FK Ulum ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kesinambungan pembangunan, khususnya di wilayah Jakarta Timur.(Rud)