Jakarta — Pemerintah Kabupaten Bogor meraih penghargaan dalam ajang Most Inspiring Leader Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics Media di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan yang visioner, berintegritas, serta mampu menghadirkan inovasi dan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bogor yang dipimpin oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dinilai berhasil mendorong berbagai terobosan pembangunan daerah, mulai dari penguatan pelayanan publik, percepatan transformasi digital pemerintahan, hingga peningkatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, komitmen dalam menjaga keterbukaan informasi serta respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat menjadi indikator penting dalam penilaian penghargaan ini.
Untuk parameter penilaian, tim riset penyelenggara menggunakan sistem yang komprehensif, terukur, dan berbasis data, guna mengidentifikasi sosok pemimpin dengan kinerja unggul serta memiliki tingkat pengenalan dan kepercayaan yang tinggi di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal.
Mewakili Bupati Bogor, Bambang Widodo Tawekal menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan wujud dari komitmen kuat Bupati Bogor dalam menghadirkan pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat inovasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bogor.
Acara yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, kepala daerah, serta perwakilan instansi pemerintah dan swasta.(AA)
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Demikian disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menerima perwakilan Kepala Desa wilayah Bogor Barat, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (23/4). Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati Rudy menyebut pembangunan di wilayah Bogor Barat menjadi prioritas utama.
“Dalam dua tahun ke depan, Bogor Barat harus mengalami perubahan signifikan. Kita kejar, terutama dari sisi infrastruktur,” ujarnya.
Kehadiran Dankodaeral IV dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan TNI Angkatan Laut terhadap penguatan kelembagaan dan sinergi dalam menjaga keamanan serta keselamatan wilayah perairan Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Dankodaeral IV didampingi oleh Asops Dankodaeral IV dan Danden Intel Kodaeral IV. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur Kepulauan Riau Bapak Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Batam Bapak Amsakar Achmad, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para jamaah agar diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Kita iringi dengan doa, semoga para jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta berangkat dan pulang dengan selamat hingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jaro Ade menyampaikan pesan dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, agar para jamaah turut mendoakan masyarakat Kabupaten Bogor, bangsa, dan negara. Ia juga menyinggung kondisi geopolitik di Timur Tengah yang menjadi perhatian, namun memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjamin kenyamanan jemaah.
Dari sisi ekonomi, CFD Tegar Beriman mencatat performa yang sangat impresif. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian, perputaran uang dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) mencapai puncaknya pada 19 April 2026 dengan omzet sebesar Rp 90,7 juta. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 66,5 juta. Kenaikan ini juga berdampak langsung pada pendapatan pedagang, dengan rata-rata omzet individu menyentuh Rp 697 ribu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor, yakni Edvin Nur Febrianto dan Sinta Marlia Dewi selaku Statistisi Ahli Muda, serta para pengelola data dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
