Kamis, November 5, 2026
Beranda blog Halaman 11

Bupati Bogor Intensifkan Penanganan Banjir Cigudeg, Evakuasi Warga dan Bantuan Mulai Didistribusikan

Cigudeg — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menangani bencana banjir yang melanda Kecamatan Cigudeg akibat hujan deras berintensitas tinggi pada Sabtu (18/4).Bupati Bogor menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan yang dilakukan di lapangan. Ia juga memastikan seluruh jajaran telah dikerahkan untuk merespons kondisi darurat secara cepat dan terukur.“Sejak laporan masuk, kami langsung mengerahkan seluruh unsur terkait untuk turun ke lapangan. Saat ini kami fokus pada keselamatan warga dan percepatan penanganan, agar kondisi segera terkendali dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Rudy Susmanto.Berdasarkan informasi Tim Reaksi Cepat Kejadian Bencana, Banjir terjadi akibat meningkatnya debit air yang menggerus tembok penahan tanah (TPT) di sejumlah titik, sehingga aliran kali tersumbat dan meluap ke permukiman warga. Bahkan, luapan air kembali terjadi pada malam hari dan langsung ditangani oleh tim di lapangan.

Sedikitnya enam desa terdampak, yakni Desa Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Renggasjajar, Batujajar, dan Tegallega. Sebanyak 50 warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan masjid terdekat. Tidak ada korban jiwa, namun tercatat 25 rumah rusak ringan dan 3 rumah rusak berat.

Atas arahan Bupati Bogor, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur kecamatan, TNI-Polri, Satpol PP, Tagana, dan aparat desa bergerak cepat melakukan penanganan darurat.

Langkah yang dilakukan meliputi kaji cepat, penanganan sesuai SOP kebencanaan, serta edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Penanganan juga dilakukan pada instalasi listrik oleh PLN guna memastikan keamanan warga di lokasi terdampak.(AA)

Penataan Wilayah Menyeluruh Digeber, Bupati Bogor Rudy Susmanto Kini Menjangkau Wilayah Babakan Madang dan Parung

Babakan Madang — Bupati Bogor melanjutkan peninjauan penataan wilayah di sejumlah titik di Kabupaten Bogor, kali ini berfokus di Kecamatan Babakan Madang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menciptakan kawasan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat, pada Minggu (19/4/26).Bupati Bogor Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa penataan telah dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah, termasuk Parung dan Sentul, serta akan terus berlanjut di titik-titik lainnya.“Penataan ini bukan untuk menggusur pedagang, tetapi untuk menata agar lebih rapi dan tertib. Di beberapa lokasi, pedagang tetap berada di tempat yang sudah ada dengan perbaikan fasilitas. Sementara di titik tertentu, kami lakukan penataan ulang dengan menyiapkan lokasi pengganti yang lebih layak,” ujarnya.Salah satu langkah konkret dilakukan di kawasan Pasar Parung, di mana para pedagang kaki lima diarahkan untuk menempati area yang dikelola oleh PD Pasar Tohaga. Hal ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih terorganisir sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.Bupati Bogor juga menegaskan bahwa seluruh upaya penataan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengelola pajak yang dibayarkan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa masyarakat berhak mendapatkan fasilitas publik yang layak, termasuk infrastruktur jalan yang baik.

“Kami memahami harapan masyarakat akan infrastruktur yang memadai. Perbaikan terus kami lakukan secara bertahap, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, serta jumlah penduduk yang sangat besar,” jelasnya.

Bupati Bogor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program penataan dan pembangunan yang tengah dilakukan pemerintah.

“Kami mohon dukungan dari semua pihak. Tantangan yang dihadapi cukup besar, namun dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih baik,” pungkasnya.(AA)

Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dukung Pembangunan dan Tingkatkan PAD

CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto terus melakukan penguatan tata kelola perizinan sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Upaya ini dilakukan secara terintegrasi bersama seluruh jajaran perangkat daerah guna memastikan setiap program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada rapat koordinasi terkait perizinan di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Jumat (17/4), Bupati Rudy menegaskan bahwa penguatan sistem perizinan menjadi salah satu kunci dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan terarah. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memastikan berbagai program strategis, termasuk program nasional, dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, percepatan proses perizinan yang mendukung pembangunan daerah juga menjadi prioritas, terutama yang berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski demikian, seluruh proses tetap dilaksanakan dengan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perizinan yang baik harus mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha. Ini penting agar investasi yang masuk dapat berjalan dengan lancar dan memberikan efek berganda bagi masyarakat,” ujar Rudy.

Ia melanjutkan, Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan sistem, termasuk peningkatan pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses perizinan. Dengan demikian, diharapkan tercipta iklim investasi yang kondusif sekaligus mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.(AA)

Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Terus Tingkatkan Pelayanan Haji

CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto berkomitmen akan terus meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji, diantaranya melalui pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah terpadu. Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor dalam kegiatan rapat persiapan pelepasan jamaah haji Kabupaten Bogor, di Pendopo Bupati, Cibinong, Jumat (17/4).Bupati Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah membangun fasilitas terpadu berupa Pusat Layanan Haji dan Umrah.. Fasilitas ini tidak hanya mencakup masjid, tetapi juga akan dilengkapi dengan ballroom berkapasitas besar serta hotel syariah yang dirancang khusus untuk menunjang pelayanan jamaah.Menurutnya, hotel tersebut akan difungsikan sepanjang tahun, namun secara khusus dioptimalkan untuk melayani jamaah haji saat musim haji, sehingga jamaah asal Kabupaten Bogor dapat memperoleh pelayanan yang lebih nyaman dan layak.“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik. Kabupaten Bogor memiliki jumlah jamaah haji yang besar, sehingga sudah seharusnya didukung fasilitas yang representatif dan membanggakan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Bupati Rudy juga mengingatkan para petugas haji daerah agar memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas.

“Kami titip kepada para petugas, layani jamaah dengan sepenuh hati, seperti melayani orang tua sendiri. Banyak di antara mereka yang telah menunggu puluhan tahun untuk berangkat haji,” pesannya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk ke depan merancang sistem pemberangkatan yang lebih efisien dan nyaman, baik bagi jamaah maupun para pengantar.(AA)

Penataan Pasar Parung Demi Kembalikan Fungsi Jalan, Wujudkan Ketertiban dan Kenyamanan Warga

PARUNG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan publik agar lebih tertib, nyaman, dan fungsional. Penataan tidak hanya dilakukan di ibu kota Cibinong, kini penataan kawasan Pasar Parung mulai direalisasikan secara bertahap, sejak Rabu (15/4).Dinas terkait bersama bersama unsur Kecamatan Parung, TNI-Polri, dan Satpol PP, melaksanakan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menempati badan jalan di kawasan Pasar Parung. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi jalan sebagai fasilitas umum sekaligus mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat.Penertiban dilakukan dengan pendekatan humanis. Para pedagang diberikan arahan dan imbauan agar berpindah ke lokasi yang telah disediakan pemerintah, yakni di dalam area PD Pasar Tohaga Parung. Selain itu, upaya ini juga bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh pengguna.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Suryanto Putra menjelaskan bahwa penataan tidak hanya berfokus pada penertiban PKL, tetapi juga mencakup penataan kawasan secara menyeluruh. Area sempadan jalan akan dimanfaatkan untuk mempercantik lingkungan, termasuk penertiban papan reklame yang tidak sesuai aturan. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kesemrawutan sekaligus meningkatkan estetika kawasan.

“Pasar Parung yang sebelumnya tertutup kini mulai terlihat wajahnya. Ternyata masih ada ruang yang cukup luas untuk dimanfaatkan kembali, termasuk untuk penataan kawasan. Kami juga akan menertibkan reklame agar kawasan ini lebih rapi dan tidak mengganggu,” ujarnya.

Ia melanjutkan, penataan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pendataan bangunan dari sisi perizinan hingga kepemilikan. Ke depan, pemerintah juga berencana melakukan pelebaran jalan dari pertigaan hingga kawasan Pohon Jeruk guna mendukung kelancaran arus lalu lintas.(AA)

Pemkab Bogor dan BPS Kawal Ketat Validasi PBI JK melalui Ground Check Terhadap Peserta PBI JK Non Aktif

Cibinong – Sesuai Arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Ground Check terhadap Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) Non Aktif.Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan ketepatan sasaran data penerima bantuan serta mendukung keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat Universal Health Coverage (UHC) di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto.Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa pelaksanaan ground check ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah memperkuat kualitas data sosial ekonomi masyarakat sebagai dasar utama pengambilan kebijakan, termasuk dalam memastikan keberlanjutan program UHC.

“Data menjadi dasar utama dalam setiap kebijakan. Karena itu, kolaborasi dengan BPS dan seluruh perangkat daerah sangat penting agar data yang digunakan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, termasuk dalam mendukung keberhasilan program UHC di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Sekda juga menekankan bahwa Kabupaten Bogor memiliki tantangan besar dalam pengelolaan data sosial, termasuk dinamika tingkat kesejahteraan masyarakat dan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial. Kondisi tersebut, menurutnya, harus disikapi dengan kerja kolaboratif lintas sektor.

“Ini bukan hanya tugas satu instansi, tetapi kerja bersama. Kita ingin memastikan masyarakat yang benar-benar berhak tetap mendapatkan haknya, terutama dalam kepesertaan PBI JK yang menjadi bagian penting dari UHC,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bogor Bambang Pamungkas menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong penguatan kualitas data melalui verifikasi lapangan dan pembaruan data berbasis kondisi riil masyarakat.

BPS juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, DPMD, hingga unsur pendamping sosial di lapangan.(AA)

Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pastikan Penanganan Cepat

RUMPIN – Berbagi tugas dengan Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade meninjau langsung lokasi jembatan ambruk di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kamis (16/4). Jembatan tersebut ambruk akibat derasnya arus sungai akibat curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir.Jaro Ade hadir bersama anggota DPRD Kabupaten Bogor didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Camat Rumpin, Kepala Desa Gobang. Kunjungan Wabup Jaro Ade merupakan bentuk respons cepat Pemkab Bogor terhadap bencana yang mengganggu akses dan aktivitas masyarakat, di Rumpin.

Wabup Jaro Ade menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi, terutama terhadap warga yang tinggal di bantaran sungai dan terdampak langsung oleh peristiwa tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk sementara tidak menempati rumah di area rawan demi menghindari risiko yang lebih besar.

“Pemkab Bogor turut prihatin atas musibah ini. Kami menghimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk sementara tidak menempati rumahnya, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Jaro Ade.

Jaro Ade menegaskan bahwa jembatan yang ambruk merupakan akses vital bagi mobilitas warga serta menunjang aktivitas perekonomian desa. Oleh karena itu, Pemkab Bogor akan segera mengambil langkah cepat, baik melalui penanganan darurat maupun perencanaan pembangunan kembali jembatan tersebut.

“Kami akan melakukan langkah cepat agar akses masyarakat bisa segera pulih, baik dengan penanganan darurat maupun perencanaan pembangunan jembatan secara permanen,” tambahnya.

Selain meninjau lokasi, Jaro Ade bersama rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

“Kami hadir memberikan solusi terbaik bagi masyarakat terdampak, sekaligus mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem,” pungkas Wabup Jaro Ade.(AA)

Tim Biliar PWI Kalsel Tumbangkan PWI DKI Jakarta 3-2 dalam Laga Ujitanding

JAKARTA – Tim Biliar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih kemenangan tipis 3-2 atas tim seleksi Biliar PWI DKI Jakarta dalam laga ujitanding yang digelar di Berlian Billiard & Kafe, Sabtu (18/4/2026).

Meski tampil tidak dengan kekuatan penuh—tanpa sang juara, Beben—tim PWI Kalsel tetap mampu menunjukkan performa solid dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Bandar Lampung.

Ketua SIWO PWI Kalsel yang turut bermain, Irwansyah, menilai tim tuan rumah sebenarnya memiliki potensi yang baik, meski masih perlu menambah pengalaman bertanding.

“Secara kualitas, pemain PWI DKI Jakarta cukup bagus. Hanya saja mereka masih kurang jam terbang,” ujar Irwansyah usai pertandingan.

Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah pebiliar wanita PWI DKI Jakarta, Rosi Maharani, yang akrab disapa Ocin. Irwansyah menilai Ocin memiliki teknik bermain yang mumpuni, namun masih membutuhkan lebih banyak pengalaman di lapangan.

“Ocin punya teknik yang bagus, tinggal menambah jam terbang saja,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Irwansyah menilai tim PWI DKI Jakarta perlu meningkatkan konsistensi dan sentuhan akhir. Jika hal tersebut dibenahi, bukan tidak mungkin mereka mampu bersaing dan meraih prestasi di Porwanas Lampung 2027.

Laga ujitanding ini turut disaksikan sejumlah pengurus, di antaranya pengurus harian PWI DKI Jakarta Tubagus Adhi, Ketua PWI Kalsel H. Zaenal Helmy, Ketua SIWO PWI Pusat Suryansyah, serta pemilik Berlian Billiard & Kafe, Haji Nurdiansyah.

Sementara itu, Suryansyah menegaskan bahwa hasil pertandingan bukanlah hal utama dalam ujitanding ini. Menurutnya, yang terpenting adalah mempererat silaturahmi antarwartawan.

“Menang atau kalah itu biasa. Yang penting dari ujitanding ini adalah mempererat hubungan antarwartawan,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang adanya laga balasan di masa mendatang, termasuk dari cabang olahraga lain, sebagai bagian dari persiapan menuju Porwanas 2027.

“Tidak menutup kemungkinan, nanti tim dari PWI DKI Jakarta yang akan berkunjung ke Kalsel untuk ujitanding, demi mematangkan persiapan,” kata Suryansyah.

Hasil Lengkap Ujitanding:

Mikel vs Muhammad Achyar: 0-4

Amrozi vs Dicky Munadi: 4-2

Ocin vs Irwansyah: 4-2

Wuryanto/Fandi vs Muhammad Achyar/Dicky Munadi: 0-4

Amrozi/Ocin vs Muhammad Achyar/Irwansyah: 2-4

Sekko Jakarta Timur Buka Lebaran Cipayung, Tradisi Betawi Kian Diperkuat

Jakarta Timur, 18 April 2026 – Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan, secara resmi membuka gelaran budaya Lebaran Cipayung 2026 di Kawasan Agro Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan yang menampilkan beragam pertunjukan seni tradisional serta bazar kuliner khas Betawi ini disambut antusias oleh warga setempat.

Dalam sambutannya, Eka Darmawan menyampaikan bahwa Lebaran Cipayung kini telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi wadah penting dalam melestarikan budaya Betawi sekaligus mempererat tali silaturahmi masyarakat, khususnya dalam suasana Hari Raya Idulfitri.

“Ke depan diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Selain memperkuat kebersamaan dan kekeluargaan warga, juga menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi adat Betawi yang harus terus kita angkat dan kembangkan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut, sehingga dapat menjadi ruang interaksi sosial sekaligus penguatan identitas budaya lokal di wilayah Kecamatan Cipayung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Timur Yayang Kustiyawan, Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta Ir. Manuara Siahaan, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta KH. Muhammad Thamrin, tokoh agama KH Lukman Hakim Hamid, para lurah se-Kecamatan Cipayung, serta Dewan Kota Jakarta Timur.(Jali)

Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di 10 kecamatan sebagai langkah konkret menjaga keseimbangan ekosistem sungai sekaligus melindungi kesehatan masyarakat, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, dan dilaksanakan secara hybrid di sejumlah titik perairan lainnya.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari gerakan terpadu tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam merespons meningkatnya populasi ikan sapu-sapu yang kini menjadi sorotan publik.

“Operasi penangkapan ikan sapu-sapu ini merupakan langkah konkret untuk mengendalikan populasi spesies invasif yang berpotensi merusak ekosistem sungai,” ujarnya.

Menurutnya, lonjakan populasi ikan sapu-sapu tidak bisa dianggap sepele. Selain mengganggu habitat alami perairan, ikan tersebut juga dinilai berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi masyarakat.

“Ikan sapu-sapu berpotensi mengandung bakteri dan logam berat, sehingga berbahaya jika dikonsumsi. Karena itu, pengendaliannya harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” jelasnya.

Pelaksanaan operasi dilakukan serentak di 10 kecamatan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Di Kecamatan Kramat Jati, kegiatan dipusatkan di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung sebagai titik utama.

Sementara itu, di Kecamatan Matraman kegiatan berlangsung di Pintu Air Gunung Antang, Kelurahan Palmeriam. Di Kecamatan Duren Sawit dipusatkan di Kali Buaran II, dan di Kecamatan Cakung dilaksanakan di kawasan Perumahan Rokem, Tambun Rengas.

Kemudian di Kecamatan Jatinegara, operasi digelar di Rumah Pompa Air BC Sudin SDA, Kelurahan Bidara Cina. Di Kecamatan Cipayung berlangsung di Waduk Cilangkap 2 Agrowisata, Kelurahan Cilangkap, dan di Kecamatan Pasar Rebo dipusatkan di Irigasi Setu Pedongkelan, Kelurahan Pekayon.

Selanjutnya, di Kecamatan Ciracas kegiatan dilakukan di Kali Cipinang, Kelurahan Rambutan. Di Kecamatan Pulo Gadung berlokasi di Kali Pasadenia, Jalan Pacuan Kuda, Kelurahan Kayu Putih, serta di Kecamatan Makasar dilaksanakan di Kali Sunter Sipon Kalimalang, Kelurahan Cipinang Melayu.

Munjirin mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga para camat, lurah, dan masyarakat.

Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program pengendalian ikan sapu-sapu, yang tidak hanya berfokus pada penangkapan, tetapi juga sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan komunitas lingkungan untuk terus berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian sungai,” katanya.

Menurut Munjirin, sungai yang bersih dan sehat tidak hanya menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas hidup warga.

Pemkot Jakarta Timur, lanjutnya, berkomitmen melanjutkan program pengendalian ikan sapu-sapu secara berkelanjutan melalui evaluasi dan pemantauan berkala.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap populasi ikan sapu-sapu dapat ditekan secara signifikan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya.(Dir)