Kamis, November 5, 2026
Beranda blog Halaman 20

Jadi Korban Fitnah, Ketua BPI KPNPA RI Bogor Dapat Pendampingan Hukum dari SPASI

Kabupaten Bogor — Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI) Kabupaten Bogor Raya menyatakan sikap tegas dalam memberikan pembelaan hukum terhadap Ketua BPI KPNPA RI Bogor, Rizwan Riswanto, yang saat ini diduga menjadi korban pemberitaan hoaks dan fitnah di media sosial maupun sejumlah media online.Ketua SPASI Kabupaten Bogor Raya, Kusnadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa langkah pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen SPASI dalam melindungi profesi advokat, aktivis, serta siapa pun yang mengalami kriminalisasi atau serangan yang merugikan kehormatan dan nama baik dalam menjalankan aktivitasnya secara sah.

“Setelah penandatanganan surat kuasa, SPASI secara resmi bertindak sebagai kuasa hukum Saudara Rizwan Riswanto, yang juga menjabat sebagai Ketua BPI KPNPA RI Bogor. Kami melihat adanya dugaan kuat penyebaran informasi yang tidak benar, yang berpotensi mencemarkan nama baik serta merugikan klien kami secara pribadi maupun kelembagaan,” ujar Kusnadi, Senin (30/3).

SPASI juga menegaskan bahwa pembelaan ini tidak berdiri sendiri, melainkan didukung oleh elemen Sahabat SPASI yang terdiri dari aktivis, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan.

Kehadiran mereka menjadi bentuk solidaritas dalam mengawal kasus yang dinilai mencederai prinsip keadilan dan kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab.

Dalam pernyataannya, Kusnadi menekankan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang diduga menyebarkan hoaks dan fitnah tersebut.

“Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk serangan yang tidak berdasar dan melanggar hukum. Jika terbukti, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kusnadi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ia menekankan pentingnya literasi digital dan tanggung jawab dalam menggunakan media sosial agar tidak terjerat persoalan hukum.

SPASI Kabupaten Bogor Raya memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, sebagai bagian dari upaya menjaga marwah hukum, melindungi hak-hak individu, serta menegakkan keadilan di tengah masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa setiap warga negara mendapatkan perlindungan hukum yang adil, termasuk Saudara Rizwan Riswanto dalam kapasitasnya sebagai Ketua BPI KPNPA RI Bogor,” tutup Kusnadi.(Jim)

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Sinergi Antar Daerah Bersama Gubernur Jawa Barat

Bandung – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan dan semangat persatuan di halaman Gedung Sate, Senin (30/3/2025).Kehadiran Bupati Bogor dalam forum ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi antar pemerintah daerah guna mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan wilayah di Jawa Barat. Momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi serta menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis dalam membangun kekuatan bersama antar daerah.

“Silaturahmi untuk mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah, bersama Gubernur Jawa Barat beserta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Barat dalam suasana hangat penuh kebersamaan dan semangat persatuan,” ungkap Rudy Susmanto.

Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa tradisi silaturahmi merupakan bagian penting dalam memperkuat kebersamaan antar jajaran pemerintah. Namun demikian, ia menekankan bahwa di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, seluruh aparatur pemerintah dituntut untuk lebih fokus pada kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sebagai pemimpin yang dipilih rakyat, gagasan yang dibangun tidak boleh sekadar imajinatif, tetapi harus riil dan menjawab kebutuhan masyarakat, seperti pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan kerja yang taktis dan sederhana, yang berorientasi pada aksi nyata. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya dengan perencanaan dan wacana, melainkan harus diwujudkan melalui langkah konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.(AA)

Halalbihalal PWI Jaya, Kebersamaan Terasa di Tengah Kesederhanaan

JAKARTA— Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa kental dalam acara halalbihalal yang digelar PWI Jaya pada Senin (30/3), di Markas, Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, lantai 9, Petojo, Jakarta Pusat. Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus harian, seksi-seksi, kelompok kerja (Pokja) PWI di lima wali kotamadya, dan undangan, ini, berlangsung sederhana, namun sarat makna silaturahmi pasca-Idulfitri.Bendahara umum PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, termasuk di antara tamu undangan yang hadir. Ketua PWI Jaya 2019-2024, Sayid Iskandarsyah, ikut membaur. Tampak juga wartawan senior A.R.Loebis dan Meiriyon Moeis.

Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) PWI Jaya, Benny N.Juwono, juga hadir, bersama wakil ketua wanhat Adhi Wargono, serta dua anggota, James Tobing dan dan A. Ristanto. Dari jajaran Dewan Kehormatan (DK), hadir Theo M Yusuf (ketua), Irda (sekretaris), dan Mangarahon Dongoran (anggota).Dari jajaran Pengurus Harian, Kesit Budi Handoyo (ketua), Arman Suparman (sekretaris), Haresty Amrihani (wakil sekretaris), Bagus Sudarmanto (wakil ketua bidang organisasi), Tb. Adhi (wakil ketua bidang kerja sama dan hubungan antar-lembaga), Dar Edi Yoga (bendahara), Elly Simanjuntak ( wakil bendahara), dan Penerus Bonar (wakil ketua bidang advokasi & pembelaan wartawan).

Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa konsep potluck sengaja diusung untuk membangun kebersamaan yang lebih kuat di antara anggota.

Menurut Kesit, ide tersebut disambut dengan antusias oleh para anggota, yang kemudian berkontribusi membawa berbagai hidangan dari rumah masing-masing. Hasilnya, tak kurang dari 50 jenis makanan tersaji dan dinikmati bersama dalam suasana penuh keakraban.

“Dari bakso, lupis, tahu krispi, risol, somai, puding, singkong rebus, hingga buah-buahan dan masih banyak lagi. Ini bukan sekadar makanan, tapi simbol kebersamaan dan gotong royong kita,” ujarnya.

Antusiasme tinggi membuat ruang pertemuan dipenuhi peserta hingga terasa sesak. Namun kondisi itu justru mencerminkan kuatnya solidaritas dan semangat kekeluargaan di lingkungan PWI Jaya.

Ketua panitia, Tb Adhi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan partisipasi semua pihak. Tanpa dukungan anggota, acara ini tidak akan semeriah dan sehangat ini,” ujarnya.

Para peserta tampak menikmati hidangan sambil saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan berbincang santai. Momen ini sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antarwartawan yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas peliputan.

Kesit menegaskan, halalbihalal ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat soliditas organisasi di tengah dinamika dunia pers yang terus berkembang.

Acara berlangsung lancar dan penuh kehangatan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Kegembiraan dan kebersamaan nyata terlihat pada saat foto bersama yang gegap gempita.

Acara resmi diakhiri dengan halalbihalal yang terasa guyub, dan kemudian foto bersama seluruh pengurus PWI Jaya serta para tamu undangan.

Acara halalbihalal yang meriah namun sarat makna ini diselingi pemutaran arisan guyub ke-11. Admin arisan guyub, ketua Siwo Jaya Rialini Nonnie Rering, seperti biasa memutar lucky wheel untuk menentukan dua pemenang.

Dua pemenang arisan ke-11 ini adalah Kesit B Handoyo dan Afriadi.***

Kantor PWI Babel Dirusak OTD, Ada Tulisan Tantangan

0

PANGKALPINANG — Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (PWI Babel) Dirusak Orang Tak Dikenal. Hal tersebut diketahui saat salah seorang pengurus PWI Babel Fakhruddin Halim selaku Sekretaris PWI Babel Senin (30/3/2026) akan beraktifitas di kantor.“Saat masuk kantor PWI Babel kaget melihat pintu depan diikat tali plastik dari dalam lalu saya cek kebelakang pintu terbuka dalan kondisi dijebol, sejumlah barang sudah rusak. Saat saya cek sejumlah barang juga sudah hilang, dan disalah satu sisi dinding tertulis ancaman “YO BEGASAK,” kata Fakhrudiin Halim.Mengetahuui hal tersebut Fakhrudin Halim melaporkan ke Ketua PWI Babel M Fathurrakhman yang kemudian menginformasikan kejadian. Selanjutnya kejadian tersebut diinformasikan ke Polresta Pangkalpinang yang langsung menindaklanjuti dengan mendatangi TKP.

Diketahui pelaku masuk dengan merusak pintu belakang. Kursi tamu dirusak dengan menggunakan benda tajam. Tak sampai disitu sajadah terlihat dibakar dalam kuali, kabel listrik diputus dan kerusakan lainya. Terdapat juga coretan tantangan di saah satu sisi dinding “YO BEGASAK” dan tulisan di atas kertas bekas dus “Bencong By Salam BIN”.

Selain itu juga sejumlah barang diketahui sudah hilang. Antara lain tabung gas, kipas angin, mesin pompa air.

Hal ini menjadi perhatian penuh dari pengurus PWI Babel. Menurut M Fathurrakhman yang akrab disapa Boy kejadian ini harus menjadi perhatian penuh dan menduga bukan hanya tindak pidana biasa. Namun diduga terkait dengan aktifitas anggota PWI Babel dalam kegiatan pemberitaan.

“Tadi pihak Polresta Pangkalpinang sudah datang dan kita akan melaporkan resmi agar diungkap pelaku dan dalang sari kejadian ini,”kata Boy. (*)

WFH Tiap Kamis Bikin Heboh! Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Tak Terduga Soal Kinerja ASN

Bandung, Kebijakan work from home (WFH) setiap Kamis di lingkungan Pemprov Jawa Barat ternyata bukan sekadar aturan santai. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, justru mengungkap fakta mengejutkan:

kinerja aparatur sipil negara (ASN) tetap optimal, bahkan realisasi anggaran disebut melampaui target!
Menurut KDM, ukuran kerja bukan lagi soal absen di kantor, tapi hasil nyata pembangunan. Ia menegaskan, selama ini administrasi tetap berjalan lancar meski WFH diterapkan.

“Yang penting hasilnya, bukan duduk di kantor,” tegasnya usai acara di Gedung Sate.

Pernyataan ini langsung jadi sorotan! Di saat banyak instansi masih ragu soal efektivitas WFH, Pemprov Jabar justru membuktikan sebaliknya. Apakah ini akan jadi contoh nasional?

Presiden Prabowo Tiba di Tokyo, Awali Kunjungan Resmi Perdana ke Jepang

0

Tokyo, Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Haneda, Tokyo, Jepang untuk melakukan kunjungan resmi perdananya sebagai Presiden RI. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo beserta rombongan tiba pada Minggu (29/03/2026) pukul 19.10 waktu setempat.
Di bawah tangga pesawat, Presiden disambut oleh Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri Jepang Iwao Horii, Kepala Protokol Negara Jepang Tadayuki Miyashita, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir, dan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Tokyo Laksma TNI Hidayaturrahman.

Dari bandara, Presiden Prabowo langsung menuju tempatnya bermalam. Setibanya di hotel, sejumlah diaspora menyambut dengan penuh antusias, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang telah lebih dahulu tiba di Jepang.

Dalam kunjungannya di Jepang, Presiden Prabowo diagendakan untuk melakukan state call kepada Kaisar Jepang Naruhito, serta pertemuan bersama Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi.(Nug)

 

 

 

Sumber: BPMI Setpres

 

Bertolak ke Jepang, Presiden Prabowo akan Bertemu Kaisar Naruhito

Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto bertolak menuju Jepang dalam rangka kunjungan resmi, Minggu (29/03/2026). Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.35 WIB.Dalam kunjungan resmi tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan sejumlah agenda penting, salah satunya adalah melakukan state call kepada Kaisar Jepang Naruhito.

Selain itu, Presiden Prabowo juga diagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang akan berlangsung di Akasaka Palace, Tokyo. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang, seperti bidang investasi, energi, kelautan, dan digital.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral serta meningkatkan kerja sama strategis antara Indonesia dan Jepang.

Keberangkatan Presiden Prabowo dilepas langsung oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.(Nug)

 

 

 

Sumber: BPMI Setpres

 

Bupati Bogor Percepatan Penataan Puncak Demi Kepentingan Masyarakat melalui Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Cibinong – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam mempercepat penataan kawasan Puncak guna menciptakan lingkungan yang lebih tertata serta mengurai kemacetan demi kenyamanan masyarakat.

Menurut Rudy Susmanto, penataan kawasan Puncak menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bogor, mengingat tingginya aktivitas masyarakat dan kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

“Penataan kawasan Puncak terus kami percepat, baik dari sisi lingkungan maupun penguraian kemacetan, agar kawasan ini lebih tertata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Rudy.

Ia menekankan bahwa percepatan tersebut tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pihak swasta dan pemerintah pusat. Terlebih, sebagian jalur di kawasan Puncak merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Kita tidak bisa hanya menunggu. Penyelesaian kawasan Puncak harus dilakukan melalui kolaborasi bersama, baik pemerintah daerah maupun pihak swasta,” tegasnya.
Rudy Susmanto juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor telah melakukan kajian untuk penanganan jalur dari Megamendung hingga perbatasan Cianjur. Dari kajian tersebut, akan ditentukan langkah konkret, termasuk pembagian peran antara pemerintah daerah dan pihak swasta.

Ia pun mendorong agar proses administrasi dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat, dengan target awal April sudah terdapat kejelasan terkait rencana teknis dan pembiayaan.

“Saya berharap proses administrasi tidak berlarut. Awal April harus sudah ada kejelasan, termasuk gambaran anggaran serta pembagian peran yang jelas,” ungkapnya.

Bupati Bogor optimistis, dengan percepatan dan kolaborasi yang kuat, upaya penataan ini akan mampu mengurai kemacetan secara signifikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Jika ini bisa kita selesaikan bersama, kemacetan di Puncak akan terurai dengan baik. Yang terpenting, masyarakat mendapatkan manfaat nyata,” tutup Rudy Susmanto.(AA)

Pengeroyokan di Dalam Polda Metro Jaya, BPIKPNPARI: Wibawa Hukum Dipertaruhkan

Jakarta, – Insiden dugaan pengeroyokan brutal yang terjadi di dalam kantor Polda Metro Jaya menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menilai peristiwa ini sebagai tamparan keras bagi marwah institusi kepolisian.
“Ini bukan sekadar kasus kekerasan biasa. Ini terjadi di rumah penegak hukum. Jika benar ada pembiaran, maka ini adalah kegagalan serius aparat dalam menjaga wibawa hukum,” tegas Rahmad.

Menurut informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026, saat seorang warga bernama Faisal (50) memenuhi panggilan klarifikasi di ruang penyidik. Namun, situasi berubah mencekam ketika puluhan orang diduga masuk dan melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Saksi mata menyebutkan, korban dihujani pukulan secara brutal oleh lebih dari 20 orang. Ironisnya, aksi kekerasan tersebut terjadi di hadapan aparat kepolisian, yang justru dipertanyakan perannya dalam mencegah kejadian itu.

“BPIKPNPARI mendesak agar kasus ini dibongkar secara terang-benderang tanpa ada yang ditutup-tutupi. Rahmad juga menegaskan, jika terdapat dugaan keterlibatan oknum aparat, maka harus diproses hukum tanpa kompromi,”ujar Rahmad Sukendar, Minggu (29/3/26).

“Jangan sampai publik melihat ada pembiaran atau bahkan perlindungan terhadap pelaku. Jika ada oknum aparat terlibat, usut dan tindak tegas. Ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” ujarnya.

Korban Faisal dilaporkan mengalami luka lebam serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Kecaman juga datang dari Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke. Ia menyebut kejadian ini sebagai bentuk nyata runtuhnya supremasi hukum jika tidak segera ditindak.

“Bagaimana mungkin puluhan orang bisa melakukan pengeroyokan di dalam kantor polisi? Ini bukan hanya kelalaian, ini bisa menjadi indikasi pembiaran. Negara tidak boleh kalah oleh premanisme,” tegas Wilson. Dalam keterangan tertulisnya.

Peristiwa ini menjadi ujian besar bagi kredibilitas Polri dalam menegakkan hukum secara adil dan tanpa pandang bulu. Jika tidak ditangani secara transparan dan tegas, bukan tidak mungkin kepercayaan publik akan semakin tergerus.

(*)

Bupati Bogor Tinjau UPT Balai Kesejahteraan Sosial Citeureup, Tegaskan Kepedulian untuk Layanan Inklusif

Citeureup — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak istimewa, merupakan tanggung jawab bersama. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung UPT Balai Kesejahteraan Sosial Kecamatan Citeureup, Sabtu (28/3/2026).

Dalam kunjungannya, Bupati Bogor memastikan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia berada dalam kondisi layak, aman, dan mampu memberikan kenyamanan bagi anak istimewa.
“Kenyamanan mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Hari ini kami ingin memastikan bahwa setiap fasilitas yang ada benar-benar mendukung kebutuhan mereka, baik dari sisi keamanan maupun kelayakan,” ujar Rudy Susmanto.

Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus melakukan perbaikan pelayanan.

“Kami mohon maaf apabila selama ini belum sepenuhnya mampu memberikan sarana dan prasarana yang benar-benar layak, serta menghadirkan rasa aman, cinta yang tulus bagi anak-anak istimewa, dan fasilitas terbaik. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk terus berbenah dan memberikan yang lebih baik ke depan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap anak istimewa tidak hanya sebatas penyediaan fasilitas, tetapi juga menyangkut aspek kemanusiaan, kepedulian, dan kasih sayang.

“Anak istimewa layak mendapatkan perhatian, cinta, dan fasilitas terbaik dari kita semua. Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan sosial agar semakin inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan sosial serta memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, mendapatkan hak dan perlindungan yang layak.(AA)