Kamis, November 5, 2026
Beranda blog Halaman 16

Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Dedikasi Insan Pemasyarakatan pada Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Cibinong – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengawali rangkaian kegiatan peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 dengan menghadiri pemeriksaan kesehatan gratis serta penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat.Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada seluruh insan pemasyarakatan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa peran pemasyarakatan sangat penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.“Terima kasih atas pengabdian yang tulus, melayani dengan sepenuh hati tanpa henti. Selamat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun,” ujar Rudy.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui layanan kesehatan dan bantuan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya.Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata dan Pelayanan Prima.”

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan kebijakan Presiden Republik Indonesia, yang berfokus pada berbagai program prioritas nasional, di antaranya pembangunan dan perbaikan sekolah, program kampung nelayan, serta program makan bergizi gratis yang kini telah menjangkau puluhan ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Agus Andrianto juga menekankan pentingnya peran seluruh aparatur negara, baik ASN, TNI, maupun Polri, sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam menjalankan program-program tersebut.

“Kita semua harus berkontribusi, sekecil apapun itu, demi terwujudnya kebijakan pemerintah. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri, diperlukan kolaborasi dan dukungan bersama agar seluruh program dapat mencapai sasaran,” ungkapnya.(AA)

Pemkab Bogor Segel Lokasi Pembuangan Sampah Liar di Desa Kembang Kuning

KLAPANUNGGAL – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Klapanunggal melakukan penyegelan lokasi pembuangan sampah liar di Desa Kembang Kuning, Klapanunggal, Rabu (8/4). Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemkab Bogor dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah dampak negatif dari aktivitas pembuangan sampah ilegal.Penyegelan dilakukan dengan pemasangan tanda penghentian kegiatan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DLH Kabupaten Bogor. Penindakan ini dilakukan karena lokasi tersebut diduga telah lama dijadikan tempat pengolahan dan pembuangan sampah tanpa izin yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar.Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kabupaten Bogor, Agus Budi menjelaskan bahwa atas arahan Bupati Bogor, pihaknya telah menghentikan aktivitas pengolahan sampah ilegal yang berlangsung di lokasi tersebut.“Alhamdulillah pada hari ini, Rabu sekitar pukul 12.00 WIB, kami telah selesai melaksanakan pemasangan tanda penghentian kegiatan oleh PPNS terkait pengolahan sampah ilegal yang berada di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal,” ujar Agus.

Agus menerangkan, pihak DLH sempat mencoba menemui pengelola lokasi tersebut, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Selanjutnya, DLH akan menindaklanjuti melalui mekanisme penegakan hukum.

“Kami sudah mencoba mencari pengelola TPA ilegal ini, namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi. Kemungkinan akan ada pemanggilan dari tim penegakan hukum (Gakkum) DLH untuk menindaklanjuti hal ini,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas pengolahan sampah di lokasi tersebut telah berlangsung cukup lama. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau para pengelola tempat pembuangan sampah liar untuk segera menghentikan kegiatan tersebut.(AA)

Pemkab Bogor Terapkan Pakta Integritas PBJ Berintegritas

CIBINONG, – Dibawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance dan clean government) melalui penerapan Pakta Integritas dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ).Pada awal tahun 2026, sebelum proses pengadaan dilaksanakan, seluruh unsur yang terlibat dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor telah 100 persen menandatangani Pakta Integritas PBJ Berintegritas.

Unsur tersebut meliputi Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta Pejabat Pengadaan (PP) yang bertugas di berbagai perangkat daerah, baik dinas, badan, satuan kerja, RSUD maupun kecamatan.

Pakta Integritas merupakan instrumen penting dalam sistem Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang bertujuan menciptakan proses pengadaan yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan bahwa Pakta Integritas tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi menjadi bagian dari komitmen moral seluruh pejabat yang terlibat dalam proses pengadaan.

Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman menyampaikan bahwa penandatanganan Pakta Integritas menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengawasan serta membangun budaya integritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Pakta Integritas ini bukan hanya sekadar dokumen yang ditandatangani, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh pihak yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa untuk bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel serta menolak segala bentuk praktik KKN,” ujar Arif.

Ia menambahkan, melalui penerapan Pakta Integritas secara menyeluruh di seluruh perangkat daerah, diharapkan proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Kabupaten Bogor dapat berjalan lebih tertib, efisien, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(AA)

Kunjungan Kerja LSM MAUNG ke Imigrasi Kelas II TPI Sambas: Tekankan Pentingnya Pelayanan Transparan dan Prima

0

Sambas,Kalbar 07 April 2026 Dewan Pengurus Pusat (DPP) LSM Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (MAUNG) beserta jajaran MAUNG Kalbar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas Kalimantan Barat, Senin (07/04/2026). Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Kepala Seksi Tekjnologi dan informasi, ditemani oleh pejabat struktural lainnya.

Kedatangan delegasi LSM MAUNG disambut hangat di ruang tamu kantor. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak melakukan diskusi konstruktif terkait berbagai aspek pelayanan keimigrasian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Sambas.

Kasi teknologi dan informasi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh LSM MAUNG. Ia menegaskan bahwa Kantor Imigrasi Sambas selalu terbuka terhadap masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, sebagai upaya perbaikan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik kunjungan kerja ini. Keterlibatan dan pengawasan dari masyarakat serta mitra seperti LSM MAUNG sangat penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, dan memastikan pelayanan prima dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Haryanto Kasi teknologi dan informasi Imigrasi Kelas Kelas II TPI Sambas

Sementara itu, perwakilan dari DPP LSM MAUNG menyampaikan tujuan kunjungan ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan mempererat koordinasi. Mereka juga menyoroti pentingnya pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel di kantor imigrasi.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga ingin melihat langsung bagaimana pelayanan berjalan. Kami berharap kedepannya sinergi antara instansi pemerintah dan organisasi masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan bersama dan kenyamanan masyarakat Sambas,” ungkap Yudiyanto Ketua DPD MAUNG Kalbar

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab namun tetap formal. Di akhir kegiatan, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi yang baik guna menciptakan pelayanan publik yang semakin optimal dan berintegritas di wilayah Kabupaten Sambas.

Publisher : TIM/RED
Penulis : TIM MAUNG

 

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Bogor Tegaskan Arah Pembangunan 2027 Berbasis Aspirasi Masyarakat

Cibinong- Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 di Sebaguna 1 Setda, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyatukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bogor untuk tahun anggaran 2027.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, Pemkab Bogor terus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang terarah dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Musrenbang RKPD ini merupakan tahapan lanjutan dari Musrenbang desa dan kecamatan, yang seluruh usulannya dihimpun dan dirumuskan menjadi rancangan APBD 2027 serta rencana kerja perangkat daerah.

“Bersama seluruh jajaran Pemkab Bogor, kami memastikan setiap tahapan perencanaan berjalan optimal. Seluruh usulan dari desa dan kecamatan kami integrasikan agar menjadi kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Rudy.

Selain itu, Pemkab Bogor juga mengakomodir aspirasi masyarakat melalui anggota DPRD Kabupaten Bogor yang telah melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing. Dengan demikian, setiap program yang dirumuskan tidak muncul secara instan, melainkan melalui proses perencanaan yang matang dan berjenjang.

Dalam penetapan prioritas pembangunan 2027, Bupati Bogor bersama Pemkab Bogor menitikberatkan pada pemenuhan hak dasar masyarakat.

“Fokus pembangunan meliputi percepatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sektor pendidikan dan kesehatan, serta penguatan kegiatan keagamaan,” katanya.

Pemkab Bogor juga memastikan program bantuan keuangan infrastruktur desa tetap berlanjut pada tahun 2027, sebagai bentuk komitmen dalam pemerataan pembangunan hingga tingkat desa.

Lebih lanjut, Bupati Bogor menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta dukungan media dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada publik.(AA)

Tuntaskan Masalah Sampah, Bupati Bogor Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL di TPA Galuga

Cibinong– Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan permasalahan sampah di Kabupaten Bogor melalui pengembangan TPA Galuga menjadi Pusat Pengolahan Sampah Modern Penghasil Energi Listrik (PSEL). Komitmen ini dibahas langsung dalam kegiatan coffee break yang menghadirkan jajaran Perangkat Daerah terkait, serta perwakilan Weiming Group dan Danantara, di Pendopo Bupati pada Selasa (7/4/26).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikanTPA Galuga siap berbenah menjadi pusat pengolahan sampah modern penghasil energi listrik (PSEL). Dengan teknologi ini, sampah diproyeksikan habis dalam 10 tahun.

“Berbagai tahapan terus kami percepat agar dapat diterapkan sebagai solusi jangka panjang. Hari ini, kami bahas langsung bersama jajaran Weiming Group dan Danantara, serta beberapa perangkat daerah terkait, untuk menuntaskan masalah sampah di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Kemudian, Perwakilan Weiming Group menyatakan terima kasih kepada Bupati Bogor atas dukungannya.

“Kami akan membangun teknologi pengelolaan sampah paling modern dan terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

Kegiatan ini menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah saat ini, tetapi juga menghadirkan solusi jangka panjang berbasis inovasi dan teknologi, demi lingkungan yang bersih dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(AA)

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

Cibinong — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda menerima kunjungan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Tahun Ajaran 2026, pada Senin (6/4/2026).

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa bangga dan kehormatan atas kunjungan para perwira siswa. Ia menegaskan bahwa momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan TNI dan Polri dalam membangun Kabupaten Bogor serta menjaga stabilitas wilayah.

“Sebuah kebanggaan bagi saya, sebagai anak Babinsa, dapat menerima para perwira TNI dan Polri. Ini menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah serta mengabdi bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

Bupati juga memaparkan kompleksitas Kabupaten Bogor sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Kondisi ini menuntut pengelolaan wilayah yang adaptif, termasuk dalam menghadapi tantangan kebencanaan.

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Bogor tercatat mengalami 1.826 kejadian bencana. Namun, berkat kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri, seluruh kejadian dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
“Penanganan bencana kami mengedepankan kecepatan dan koordinasi. Tenda pengungsian hanya bersifat sementara, selanjutnya masyarakat langsung difasilitasi hunian sementara yang layak,” jelasnya.

Selain penanganan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga fokus pada upaya mitigasi melalui pembangunan infrastruktur berbasis kolaborasi dengan TNI, seperti pembangunan akses jalan di wilayah terpencil yang berfungsi sebagai jalur evakuasi sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat.

Bupati Bogor kembali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

“Selamat datang di Kabupaten Bogor. Semoga kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus memperkuat sinergi kita dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” bebernya.(AA)

CFD Tegar Beriman Jadi Ajang Edukasi Lingkungan, Warga Diajak Kelola Sampah dari Rumah

CIBINONG – Kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan hidup. Berbagai kegiatan kampanye pengelolaan sampah digelar untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.

Salah satunya melalui kegiatan karnaval daur ulang yang diikuti sejumlah komunitas dan pegiat lingkungan. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar mulai memilah dan mengolah sampah rumah tangga sehingga dapat memberikan manfaat.

Ival, salah satu peserta karnaval daur ulang, menyatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

“Saya mengikuti kegiatan karnaval daur ulang. Melalui kegiatan ini kami ingin mengedukasi masyarakat, khususnya di momentum CFD, bahwa sudah saatnya kita mulai memilah dan mengolah sampah yang kita hasilkan sehari-hari agar menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia berharap upaya edukasi tersebut dapat membantu Kabupaten Bogor dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama.

“Semoga upaya ini dapat membantu Kabupaten Bogor dalam menyelesaikan persoalan sampah, bahkan ke depan bisa mencapai zero waste, sehingga lingkungan kita menjadi lebih asri,” tambahnya.

Selain itu, para aktivis lingkungan juga menggelar kampanye sederhana yang melibatkan langsung partisipasi masyarakat. Salah satunya dengan program penukaran botol plastik bekas dengan souvenir yang disediakan di lokasi CFD.

Aktivis lingkungan hidup Kabupaten Bogor, Bambang Nugroho, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan melalui langkah-langkah sederhana.

“Hari ini kami hadir di CFD untuk mengajak warga lebih peduli terhadap lingkungan hidup. Salah satunya dengan program menukar botol air kemasan bekas dengan souvenir yang sudah disediakan di sini,” kata Bambang.(AA)

Wali Kota Jaktim Buka Try Out KJP UTBK, 30 Siswa Disiapkan Tembus PTN Lewat Program Intensif

Jakarta Timur, (7/4/2026) – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, secara resmi membuka pelaksanaan Try Out Kartu Jakarta Pintar (KJP) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Naiju bagi siswa penerima KJP. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial, Jalan Kayu Putih VII, Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2026).

Munjirin menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program lanjutan yang dijalankan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial melalui program Intensif Naiju. Try out ini menjadi pelaksanaan kedua program KJP UTBK pada tahun 2026.

Ia menambahkan, para siswa dengan perolehan nilai tertinggi dalam try out akan mendapatkan pembinaan lanjutan berupa bimbingan intensif guna meningkatkan peluang lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Program persiapan UTBK tersebut akan berlangsung selama 21 hari dan diikuti oleh 30 siswa terpilih dari berbagai SMA Negeri di Jakarta Timur.

“Yang sudah lolos melalui jalur undangan ada 15 siswa. Melalui program ini, jumlahnya bertambah menjadi 30 siswa. Kami berharap seluruh peserta dapat menembus perguruan tinggi negeri. Ke depan, program ini diharapkan terus berlanjut, bahkan bisa menjadi kebijakan di tingkat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Munjirin.

Sementara itu, Pembina Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial, Taufik Hidayat Rendusara, mengungkapkan bahwa peserta bimbingan UTBK menunjukkan capaian yang menggembirakan dengan nilai rata-rata try out mencapai 700.

Ia menegaskan, seluruh peserta mendapatkan fasilitas bimbingan secara gratis melalui program Intensif Naiju yang sepenuhnya didanai oleh pihak yayasan.

“Program intensif ini kami berikan secara gratis 100 persen. Harapannya, usulan yang telah disampaikan dalam pra-RKPD dapat diakomodasi sehingga program ini bisa masuk dalam APBD 2027,” pungkasnya.(Tom)

Apel Senin Jadi Momentum Evaluasi, Pemkot Jaktim Fokus Disiplin dan Penanganan DBD

Jakarta Timur, 6 April 2026 – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, memimpin apel Senin pagi di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (6/4/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur ini menjadi momentum penting untuk memperkuat disiplin, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempererat koordinasi pelaksanaan program kerja.Apel rutin tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial mingguan. Dalam kesempatan itu, Pemkot Jakarta Timur juga memberikan Piagam Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia berupa Satyalancana Karya Satya kepada ASN yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tinggi dalam menjalankan tugasnya.Selain itu, dilakukan pula pemberian selendang kepada sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), berdasarkan angka kejadian atau incidence rate (IR). Langkah ini menjadi simbol perhatian sekaligus pengingat bagi jajaran wilayah agar lebih serius dalam menangani penyebaran penyakit tersebut.

Dalam arahannya, Kusmanto menekankan pentingnya peran aktif ASN dalam menggalakkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya preventif menekan angka kasus DBD. Ia mengingatkan bahwa ASN tidak hanya berfungsi sebagai pelayan publik, tetapi juga sebagai teladan bagi masyarakat.

“Tidak hanya dalam peningkatan layanan publik, peran ASN sangat penting dalam memberikan contoh kepada masyarakat, khususnya dalam menerapkan PHBS guna menekan angka kasus DBD,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa apel pagi juga dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian arahan strategis kepada seluruh jajaran, termasuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta evaluasi kinerja organisasi guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur semakin solid, responsif, dan profesional dalam menjalankan tugasnya, serta mampu memberikan pelayanan yang optimal dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(iwan)